Online Shop Perhiasan Mutiara Dilarang Mengambil Foto Produk Tanpa Izin Dari Original Mutiara

1 Januari 2018

Pengambilan Tanpa Izin Foto Produk Dan Artikel Original Mutiara

Informasi Dan Peringatan : 

Berdasarkan temuan & laporan dari konsumen kami, yang telah menemukan kesamaan (duplikat) foto produk milik Original Mutiara di Toko Online Perhiasan Mutiara Lain.

Setelah menerima laporan dari para konsumen tersebut, kami melakukan kroscek & survey pada toko online perhiasan mutiara, marketplace dan akun sosial media seperti Facebook/Instagram, ternyata benar, banyak online shop perhiasan mutiara yang memakai foto produk kami tanpa ijin, itu artinya dengan pencurian dan pembajakan hak cipta.

Berikut modus-modus yang mereka lakukan :

# Mendownload / Mengambil produk kami di Google, Website, Instagram dan Facebook. Sedangkan mendownload kontent dan menyebarkannya lagi untuk tujuan komersil, tanpa ijin dari pemegang hak cipta maka itu praktek ILEGAL.
# Setelah mengambil foto-foto produk kami, kemudian mereka mengupload / memajang kembali foto yang sudah di downlolad tersebut di media miliknya, seperti Website, Marketplace, Instagram dan Facebook
# Menulis keterangan produk nya bahwa itu real pict (foto aslinya) produk punya mereka, padahal foto orang lain di ambil
# Menawarkan harga lebih murah dan banting harga sedangkan jika ada yang order konsumen, barang yang dikirim bukan yang di foto karena memang bukan foto milik nya
# Yang lebih parah lagi, menghilangkan tag name brand kami selaku yang punya foto, lalu mengganti tag name dan memberikan watermark brand tokonya sendiri, seakan-akan foto tersebut miliknya.


Banyak konsumen kami menjadi bingung dan bertanya-tanya tentang duplikat dan kesamaan foto tersebut, kami merasa sangat dirugikan atas keadaan seperti ini.

Sekedar Informasi tentang foto-foto produk toko online Original Mutiara :

# Semua foto produk Original Mutiara yang terdapat pada Website, Facebook & Instagram adalah sepenuhnya milik & hak cipta kami. Foto-foto produk tersebut sekitar 90 % hasil jadi pesanan para konsumen, sebelum kami kirim, kami foto (jepret) dengan tangan dan kamera kami sendiri, dan sekitar 10 % kami foto sendiri di para pengrajin kami.

# Foto-foto produk kami yang sudah kami publikasikan ke Website, Facebook & Instagram, kami punya data pendukung yang lengkap bahwa itu foto hak cipta kami, yaitu :

a. Dari waktu posting/publikasi lebih cepat daripada toko online lain (bisa di kroscek)
b. Dari Metadata file foto, dapat di deteksi. Pakai program aplikasi, lengkap akan terlihat waktu pengambilan foto, lokasi, merk kamera dan spesifikasi lainnya
c. Dari database file foto pada hardisk kami (PC/Laptop), kami mempunyai foto produk dari beberapa angel (sudut) pemotretan yang berbeda, sedangkan yang kami publikasikan tidak semua angel.
d. Dari sistem algoritma masing-masing penyedia layanan, seperti Google, Facebook dan Instagram dapat ditelusuri rekam jejak foto tersebut.
e. Dan data pendukung lainnya yang bisa memperkuat bahwa kami mempunya hak cipta foto produk kami.

Undang-Undang Hak Kekayaan Intelektual yaitu Undang-Undang Hak Cipta, UU No. 28 Tahun 2014 dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

Hak Cipta menganut prinsip dekaratif sehingga perlindungan yang diberikan Hak Cipta adalah otomatis terhitung sejak ciptaan selesai di wujudkan dalam bentuknya yang nyata. Artinya ketika waktu pertama kali kita posting foto ke website atau sosial media maka ketika itu pula hak otomatis kita menjadi hak cipta pada foto dan kontent tersebut.

Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c,d,f, dan huruf h untuk Penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana paling lama 3 (tiga) tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

Menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No.1 Tahun 2003 tentang Hak Cipta dan dan Fatwa Nomor 1/MUNAS VII/MUI/15/2005 tentang Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Hukum Islam memandang hak cipta sebagai salah satu hak kekayaan (huquq maliyyah) yang mendapat perlindungan hukum (mashun) sebagaimana mal (kekayaan). Setiap bentuk pelanggaran terhadap hak cipta, termasuk namun tidak terbatas pada menggunakan, mengungkapkan, membuat, memakai, menjual, mengimpor, mengekspor, mengedarkan, menyerahkan, menyediakan, mengumumkan, memperbanyak, menjiplak, memalsu, membajak hak cipta milik orang lain secara tanpa hak merupakan kezhaliman dan hukumnya adalah HARAM.

Terkait dengan Google Images, Facebook Dan Instagram, maka perlu kiranya dipahami bahwa Google adalah mesin pencari (search engine) dan bukan Pencipta atau Pemegang Hak Cipta dari setiap ciptaan gambar digital yang disediakan dan diperoleh dari pencarian Google Images. Begitupun juga Facebook dan Instagram adalah penyedia konten dan penyedia layanan gratis, maka sama hal nya dengan google bukan pencipta dan pemegang hak cipta.

Dan Setiap foto yang ada di Google dan Sosial Media selalu ada peringatan kata-kata : "Images may be subjecy to copyright"


Dengan merujuk kepada uraian di atas, maka segala pemanfaatan atau penggunaan gambar digital yang dilindungi hak cipta dan diperoleh melalui mesin pencari untuk keperluan komersial (bisnis), harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Pencipta atau Pemegang Hak Cipta atas Ciptaan Gambar tersebut

Atas dasar-dasar yang sudah kami sampaikan di atas, kami menghimbau dan memperingatkan khususnya kepada Online Shop Perhiasan Mutiara :

# Agar segera menghapus foto-foto produk kami yang telah di ambil, jika kami survey dan menemukan foto-foto produk kami ada di media anda maka kami akan peringatkan baik-baik dulu kepada yang bersangkutan atau kami akan langsung laporkan ke Pihak yang bersangkutan, seperti Google, Facebook Dan Instagram, Data-data kami lengkap, maka pelaporan kami akan dintidak lanjuti cepat dan resikonya akun sosial media anda akan dihapus oleh Pihak Google, Facebook Atau Instagram dan pelaporan lebih lanjut kepada pihak berwajib.

# Kita berkompetisi dan bersaing usaha secara sehat, tidak menghalalkan segara cara demi sebuah keuntungan usaha semata, perhatikan juga hak-hak orang lain, pikirkan perjuangan orang lain . Apakah kita mau selama foto-foto bukan hak kita tersebut kita pasang, maka selama itu pula dosa mengalir dan rejeki anda dapatkan tidak akan barokah selamanya.

# Berbisnis pakai Etika, kita sama-sama penjual perhiasan mutiara dan bermain secara online maupun offline dengan tidak saling curi foto produk dan artikel orang lain. mungkin sebagian orang mengira ambil foto tanpa ijin itu hal yang biasa, tapi bagi kami itu tidak biasa, itu suatu praktek pencurian ILEGAL, kita harus lebih hati-hati lagi dalam memasang foto yang sumbernya kita belum tahu siapa yang punya, apalagi jika dipakai untuk tujuan dagang dan komersil.

# Kita mencoba merubah kebiasaan yang salah dan memutuskan mata rantai ini, karena bukankah keinginan kita ingin memiliki usaha yang profesional ? Apakah kita ingin memiliki ciri khas masing-masing dalam pengembangan usaha kita ? Maka dari itu, mari dari mulai sekarang kita belajar berusaha dengan baik, merintis bisnis dengan cara-cara yang baik dan tidak merugikan pihak/penjual lain.

Berikut di bawah ini kami lampirkan bukti foto-foto produk kami yang kami temukan di akun instagram online shop perhiasan mutiara lain yang telah mengambil foto tanpa izin, juga cuplikan screen shoot percakapan via WhatsApp dengan beberapa toko online shop perhiasan mutiara yang telah mengambil tanpa izin konten foto produk atau artikel dari Original Mutiara, di dalam percakapan tersebut saya ARIEF RH selaku Owner Original Mutiara menegur dan memperingatkan online shop perhiasan mutiara yang telah mengambil foto tanpa izin. 

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

.

pengambilan-tanpa-izin-foto-produk-dari-originalmutiara

Mataram 1 Januari 2018

SALAM, 

Owner Original Mutiara

ARIEF RAHMAN HAKIM, S.ST.PI



Baca juga
  »
16 Mei 2017
Mutiara Lombok, Lombok Pearl, Mutiara Laut Lombok Yang Terkenal
Mutiara Lombok, Mutiara Laut Lombok Yang Terkenal, Mengetahui Ciri Mutiara Lombok

  »
29 Maret 2017
Expo Dan Pameran Perhiasan Mutiara Lombok
Pada kegiatan ini Owner Original Mutiara yaitu Arief Rahman Hakim, S.St.Pi selaku pendiri dan yang bergerak di bidang usaha Perhiasan Mutiara Lombok yang mana pada tahun ini berhasil menjadi Finalis Wirausaha Muda Mandiri (WMM) untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), berkesempatan mengikuti Wirausaha Mandiri Expo yang merupakan rangkaian dari Program Penghargaan WMM tahun 2016, menghadirkan profil usaha serta aneka produk dan jasa yang ditawarkan oleh para Finalis WMM 2016 juga para alumni program WMM dari tahun 2007 - 2015.

  »
26 Maret 2017
Original Mutiara Finalis Wilayah Wirausaha Muda Mandiri
PT. Bank Mandiri (Persero) Regional XI Bali-Nusra menggelar penjurian wilayah Wirausaha Muda Mandiri 2016, ajang bergengsi tahunan ini digelar untuk mencari dan menjaring bibit wirausahawan muda, mereka dengan kriteria sebagai mahasiswa, sarjana dan pascasarjana yang berani merintis usaha (start up) menjadi Pengusaha, kegiatan penjurian ini dilakukan pada hari Senin, 27 Februari 2017 di Gedung Bank Mandiri Area Mataram, Nusa Tenggara Barat. Adapun nama-nama finalis 13 orang mewakili wilayah Bali-Nusra adalah Arief Rahman Hakim (Original Mutiara), Rio Christian (BPR Kas Ind),

  »
24 Oktober 2016
Sertifikat Perhiasan Emas Dan Keaslian Mutiara
Sertifikat Keaslian Mutiara, Jaminan Konsumen : Kami selaku penjual menjamin kepuasan lengkap pada semua produk kami. Jika Konsumen tidak puas dengan alasan apapun, silahkan kembalikan (Return), dan kami akan mengembalikan uang anda (Refund). Kejujuran, Kepercayaan Dan Kepuasan Konsumen adalah 3 hal kunci dalam pengembangan usaha kami.

  »
14 Oktober 2016
Testimoni Costumer Original Mutiara Part 5
Sekilas Testimoni Dan Komentar Dari Costumer Konsumen Original Mutiara Yang Telah Melakukan Order di Toko Online Kami | Testimoni Costumer Original Mutiara Part 5

  »
14 Oktober 2016
Testimoni Pelanggan Original Mutiara Part 4
Bagaimana kah komentar mereka para pelanggan konsumen tentang produk perhiasan mutiara emas, mutiara laut, mutiara air tawar yang telah di order di Toko Kami | Testimoni Pelanggan Original Mutiara Part 4

  »
14 Oktober 2016
Testimoni Konsumen Original Mutiara Part 3
Komentar Konsumen Original Mutiara yang telah melakukan Order di Toko Online Kami | Testimoni Konsumen Original Mutiara Part 3

  »
14 Oktober 2016
Testimoni Konsumen Original Mutiara Part 2
Sekilas Testimoni Dari Para Konsumen dan Para Pelanggan Original Mutiara, Bagaimana komentar mereka tentang produk yang telah di Order di Toko Kami | Testimoni Konsumen Original Mutiara Part 2

  »
13 Oktober 2016
Apresiasi Pelanggan Setia Original Mutiara Member JNE Dengan Jumlah Transaksi Terbanyak
Dalam rangkaian acara JLC Member Gathering - Mataram 2016 ini, di pilih & di umumkan member yang mendapatkan predikat jumlah pengiriman tertinggi (terbanyak), Alhamdulillah pada kesempatan kali ini Toko Online kami, OriginalMutiara.Com mendapatkan apresiasi sebagai member dengan kiriman tertinggi (terbanyak).

  »
12 Oktober 2016
Testimoni Konsumen Original Mutiara Part 1
Testimoni, Kesan & Komentar dari Mereka para konsumen dan pelanggan Original Mutiara yang telah melakukan order. Bagaimana kesan dan pengalamannya belanja Online di Toko Online Kami.